Mempercepat Pelaksanaan LTT dan Optimalisasi Lahan: Komitmen Bersama Sulawesi Selatan Tahun 2025
Jumat, 25 Juli 2025 – Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Selatan mengadakan rapat koordinasi dengan tema percepatan pelaksanaan Lahan Tersedia untuk Tanam (LTT), optimalisasi lahan rawa dan non-rawa, serta progres SID dan konstruksi cetak sawah rakyat di Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2025. Acara berlangsung di aula BRMP Sulsel sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Rapat ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian sekaligus Penanggung Jawab Swasembada Pangan Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufri, M.Si., Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Andi Nur Alam Syah, S.TP., M.T., serta Staf Ahli Menteri Kementerian Pertanian bidang Standarisasi Program Strategis, Dr. Ir. Abdul Haris Bahrun, M.Si. Hadir pula Koordinator Pelaksana Kegiatan Swasembada Pangan Provinsi Sulsel, Brigjen TNI Wawan Erawan, S.E., MM., Wakil Ketua Pelaksana, Kolonel Kavaleri Donova Pri Pamungkas, M.Han, serta sejumlah pejabat lainnya dari Kodam XIV Hasanuddin, Dandim, Kepala Dinas Pertanian se-Sulsel, dan lembaga terkait.
Acara dimulai dengan paparan dari Plt. Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan mengenai capaian optimalisasi lahan tahun 2025. Dalam arahannya, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian menekankan pentingnya koordinasi antar sektor supaya seluruh target bisa tercapai tepat waktu sesuai arahan Menteri Pertanian.
Brigjen TNI Wawan Erawan menyatakan dukungan penuh dan kesiapan mengerahkan tenaga demi mendukung Swasembada Pangan di Sulawesi Selatan.
Penutupan rapat dilakukan oleh Prof. Fadjry Djufri yang mengapresiasi capaian yang telah diraih sambil menegaskan bahwa koordinasi dan evaluasi harus terus berjalan dari tingkat pusat hingga daerah. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Kementerian Pertanian dan para Kepala Dinas di kabupaten/kota guna memastikan keberhasilan program.
(A.syandra-Sudarsono)